Program

Program Yang Berjalan Di PKBI

Berbagi Peran untuk Saling Meringankan

Narasumber: Supardi (Kader laki-laki, Suami Anggota Kaukus) Keberadaan kaukus perempuan di desa merefleksikan anjuran agama untuk memandang sesama manusia bukan hanya pada dia laki-laki atau dia perempuan melainkan pada kebutuhan sebagai manusia,  ini saya dapatkan dulu dalam sebuah pengajian. Saya pun baru mengetahui keberadaan kaukus perempuan di desa setelah saya menikah. Istri saya menjadi bagian …

Berbagi Peran untuk Saling Meringankan Selengkapnya »

Indah Dirangkul, Indah Didengar

Narasumber: Indah Dian Sari (Anggota Kaukus, Ketua Remaji Dusun) Saya sebenarnya besar dan lama di Bali dan baru kembali ke Lombok setelah lulus SMA. Kini saya sedang menempuh kuliah semester 6.  Pada awal saya ke Lombok, saya tentu butuh penyesuaian, yang dari awalnya tinggal di daerah perkotaan dan sekarang di pedesaan dengan lingkungan berbeda. Saya …

Indah Dirangkul, Indah Didengar Selengkapnya »

Penjaringan Ibu Hamil Resti Kian Mudah

Saya terlibat di kegiatan Power Up ini sejak kegiatan Sosialisasi TIK dan 26 Tanda Bahaya, dari yang tim kecil untuk tenaga kesehatan sampai sensitisasi yang melibatkan 150 orang. Sejak adakegiatan Power Up ini saya merasakan beberapa perubahan. Yang pertama ialah dari sisi sinergi dengan pihak desa terkait masalah kesehatan. Saya mulai sering dilibatkan pada penyusunan …

Penjaringan Ibu Hamil Resti Kian Mudah Selengkapnya »

Rebranding Kaukus, Kaukus yang Merangkul Semua

Pada akhir Desember 2018 lalu terjadi pergantian kepala desa. Saat itu, kegiatan dari kaukus perempuan tetap terlaksana, akan tetapi mulai merasa pola komunikasi dan koordinasi yang aneh, tidak seperti biasanya dengan pihak Desa. Kaukus terkesan memisahkan diri dari desa. Kegiatan apapun justru dilaksanakan diluar desa dan tidak berkoordinasi dengan desa. Melihat hal itu, beberapa dari …

Rebranding Kaukus, Kaukus yang Merangkul Semua Selengkapnya »

Lahir Kembalinya KWT Mekar Harum Desa Pemepek

Ketua & Anggota Kaukus Cendana Kelompok KWT Mekar Harum sebenarnya sudah lama dibentuk. Namun karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan kami, maka KWT ini seolah mati suri, tidak pernah berkegiatan lagi. Pada waktu terbentuknya KWT ini, saya hanya sebagai anggota. Di samping saya sebagai anggota KWT, saya juga bekerja sebagai guru PAUD, kader posyandu dan juga …

Lahir Kembalinya KWT Mekar Harum Desa Pemepek Selengkapnya »

PERAN AKTIF PEREMPUAN ZAMAN NOW DALAM MEMBANGUN DESA

Marlan (Kepala Desa Pemepek) “Menjadi kepala desa berarti menjadi pelayan masyarakat, seperti kata Menteri Keuangan, ‘Dana Desa dititipkan untuk masyarakat bukan untuk kepala desa’, sehingga pada setiap rapat atau kegiatan desa pasti akan disampaikan kepada masyarakat agar ikut mengontrol setiap proses perencanaan dan pembangunan di desa”, tutur Bapak Marlan mengawali pembicaraan di Kantor Desa Pemepek. …

PERAN AKTIF PEREMPUAN ZAMAN NOW DALAM MEMBANGUN DESA Selengkapnya »

TIK Memperlancar Arus Informasi Di Desa Pemepek

“Lalu Naprihadi – Operator Desa Pemepek” Desa Pemepek memiliki wilayah yang cukup luas. Terdapat 16 dusun dengan wilayahnya yang cukup berjauhan antara dusun satu ke dusun lainnya. Hal tersebut tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengakses informasi dan layanan publik ke pemerintah desa. Namun sejak difasilitasi satu unit Tab oleh PKBI NTB …

TIK Memperlancar Arus Informasi Di Desa Pemepek Selengkapnya »

Pelatihan Fasilitator Modul Pencegahan perkawinan Anak

PKBI NTB melalui Aliansi Yes I Do  dalam memperkuat dan bersinergi bersama untuk merespon isu perkawinan usia anak dan kehamilan remaja di Lombok Barat. Upaya yang dilakukan Yes I Do adalah dengan mengembangkan Dialog Komunitas. Dialog Komunitas dikembangkan oleh Yes I Do dengan cara memperkuat diskusi untuk menggali dan menemukan potensi dan kekuatan dari kemampuan …

Pelatihan Fasilitator Modul Pencegahan perkawinan Anak Selengkapnya »