Kesadaran perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan desa masih tergolong rendah, sehingga berakibat pada belum terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan perempuan di desa. Salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam proses perencanaan pembangunan desa yaitu membentuk suatu forum atau perkumpulan  kelompok-kelompok perempuan di desa. Forum ini diharapkan menjadi wadah mengumpulkan aspirasi untuk memenuhi kebutuhan perempuan di desa melalui pemanfaatan kemajuan teknologi.  

Oxfam Canada bersama PKBI NTB melalui program Power Up telah membentuk suatu forum atau perkumpulan  kelompok-kelompok perempuan di 15 desa, kabupaten Lombok Tengah, yang disebut Kaukus Perempuan. Adapun yang menjadi anggota dari Kaukus Perempuan adalah kelompok perempuan atau lembaga yang ada di desa seperti PKK, KWT, Karang Taruna, Kader Posyandu, dan kelompok lainnya. Pembentukkan Kaukus Perempuan diharapkan mampu menjadi mediator kelompok-kelompok perempuan di desa untuk memperjuangkan kebutuhan perempuan, sehingga dapat diakomodir dalam dokumen Perencanaan Pembangunan di desa. 

Pada tanggal 12 oktober – 3 November 2018 telah dilaksanakan Lokakarya penyusunan draft Rencana Aksi Kaukus di masing-masing desa. Penyusunan Draft Rencana Aksi Kaukus dilakukan oleh 10 orang perwakilan anggota Kaukus di masing-masing desa yang difasilitasi oleh Fasilitator Desa. Draft Rencana Aksi Kaukus merupakan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan oleh Kaukus untuk memperjuangkan dan memenuhi kebutuhan perempuan, berbasis permasalahan dan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) di desa masing-masing.  

Dokumen Draft Rencana Aksi Kaukus perlu untuk disempurnakan menjadi dokumen final Rencana Aksi Kaukus. Penyempurnaan Draft Rencana Aksi dapat dilakukan melalui diskusi atau sharing dalam rangka berbagi pengalaman, informasi dan pengetahuan dalam menyusun Rencana Aksi Kaukus dimasing-masing desa. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diskusi perwakilan kaukus ditingkat kecamatan sangat penting untuk dilaksanakan agar masing-masing perwakilan kaukus dapat bertukar pengalaman, saling memberikan informasi dan pengetahuan, serta saran terkait dokumen Draft Rencana Aksi yang telah disusun dimasing-masing desa.