Power Up adalahsebuahproyek untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan melalui teknologi yang akan dilaksanakan selama tiga tahun (2017-2019), dilaksanakan di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Indonesia. Dengan menggunakan teknologi yang inovatif dan mudah untuk diakses, hal ini akan memberdayakan wanita, pria, anak lelaki, perempuan, dan kelompok terpinggirkan untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan yang demokratis dengan menggunakan hak mereka untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses dan memahami informasi, dan peningkatan akuntabilitas pemerintah, serta adanya akses layanan yang lebih baik. Inisiatif ini akan memanfaatkan platform teknologi komunikasi yaitu telepon seluler dan situs web untuk memperkuat keterlibatan warga, dengan fokus khusus pada perempuan dan terutama perempuan yang terpinggirkan

 

Untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan proyek, mitratelahdifasilitasi tentangpenilaian kapasitas kelembagaan dalam pengarusutamaan gender melalui metode CAT, serta mengidentifikasi pengembangan kapasitas untuk mitra dan Oxfam melalui PU. Beberapapelatihan yang telahdilaksanakan untuk peningkatankapasitasmitrasepertiPPRG dan teknik fasilitasi adalah bagian dari pengembangan kapasitas yang telah disediakan. Untuk lebihmemperkuat pemahaman mitra, akan dilakukankegiatantentang pengarusutamaan gender dan TIK, yang bertujuan untuk mendorong partisipasi perempuan dalam perencanaan dan penganggaran di desa melalui kaukus perempuan.

 

Dalam konteks proyek, selain pemahaman tentang pengarus utamaan gender dan TIK, masalah kesehatan juga merupakan bagian dari isu-isu yang perlu mendapat gambaran lengkap terutama tentang lokasi proyek dan Provinsi Nusa Tenggara Barat secara umum. Ini adalah bagian dari informasi yang akan digunakan dalam memberikan pendidikan untuk mendorong partisipasi perempuan dalam perencanaan dan penganggaran desa. Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan pada tahun ke-2, mitra juga harusmemastikanbahwa rencana aksi kaukus adalah salah satu target output.

Tujuan:

  1. Mengidentifikasi dan memetakan hasil, tantangan, dan pembelajaran yang telah dihasilkan oleh mitra pada pelaksanaan kegiatan tahun ke-1
  2. Mengidentifikasi dan memetakan rencana aksi kaukus dan isu-isu yang ada didesa yang terkait dengan proses perencanaan dan penganggaran
  3. Memperkuat strategi mitra dalam memberikan pendampingan/penguatan kepada kaukus perempuan tentang memfasilitasi didesa
  4. Penguatan dan penataan panduan fasilitator desa dalam pendampingan kaukus perempuan