Rahmayanti, Seorang Ketua BPD Perempuan

Narasumber : Rahmayanti (Ketua Kaukus/Ketua BPD/Ketua Kader) Rahmayanti adalah Ketua Kaukus An-Nisa’ Desa Beraim, beliau juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Beraim dan Ketua Kader Desa Beraim. Sebelum adanya kaukus beliau menjabat sebagai Ketua Kader Desa Deraim selain profesi utamanya yang adalah seorang guru di TK PGRI Beraim. Setelah adanya kaukus, beliau berhasil masuk dalam calon BPD perwakilan perempuan yang ada di Desa Beraim dan terpilih menjadi Sekretaris BPD Desa Beraim, seiring waktu berjalan masyarakat Beraim melihat banyak perubahan yang terjadi baik itu dari kegiatan di desa maupun dari proses PPD. Beliau melakukan pendekatan kepada masyarakat secara umum dan khususnya kepada perempuan di desa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam segala kegiatan di desa. Beliau bersama program Power Up juga mendorong partisipasi perempuan dan mendorong perempuan untuk bisa dan berani bersuara dalam berbagai acara formal di desa. Hasilnya perempuan lebih aktif untuk ikut terlibat dan perempuan Desa Beraim lebih berani dan kritis dalam menyuarakan hak dan kebutuhannya. Hal ini terlihat dari berbagai acara seperti Musdes dan Musrenbang di Desa. Ibu Rahmayanti juga terus mengawal segala kebutuhan perempuan dalam RKPDes agar bisa masuk dalam RPJMDes. Hasilnya, banyak kebutuhan perempuan yang bisa direalisasikan baik dalam RKPDes maupun APBDes, seperti perlengkapan posyandu, PMT ibu hamil KEK, PMT bayi dan balita, PMT bayi BGM, kelas ibu hamil, dan berbagai bentuk pelatihan seperti pelatihan tata boga, pelatihan tata rias, pelatihan ketak, pelatihan menjahit, dan lain sebagainya, yang biasanya pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terlaksana. Pada akhir tahun 2019, Ibu Rahmayanti diangkat menjadi Ketua BPD Desa Beraim. Jabatan ini dipercayakan kepadanya oleh masyarakat Desa Beraim dan anggota BPD yang lain, hal ini dikarenakan beliau dianggap mampu untuk membawa Desa Beraim untuk lebih maju lagi, beliau juga sangat aktif dalam kegiatan di desa maupun di kegiatan level Kecamatan dan Kabupaten. Banyak perubahan yang dirasakan khususnya masyarakat perempuan di Desa Beraim setelah terpilihnya Ibu Rahmayanti sebagai Ketua BPD, perempuan desa merasa ada wakil dari perempuan yang mempunyai posisi jabatan yang penting dalam proses PPD, hal ini bisa menjadi jembatan bagi perempuan untuk bisa terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *